Lini Waktu 00:00:00 WIB | 00:00:00 WITA | 00:00:00 WIT
Lini Kami:

Translate

Lensa Masa

Warisan Probolinggo: Arkeologi, Sejarah, dan Budaya di Era Digital

Kajian Ekologi Budaya dan Tradisi Lisan Pendalungan & Tengger

Perbedaan Arkeologi, Sejarah, dan Budaya Probolinggo

Artefak, narasi, dan praktik hidup masyarakat sebagai tiga sudut pandang.

Arkeologi Situs Tua

Menggali warisan leluhur dari candi, prasasti, dan situs kuno.

Peninggalan Era Nirleka

Jejak prasejarah sebelum aksara, dari alat batu hingga tradisi lisan.

Peninggalan Era Sejarah

Dokumen, arsip, dan manuskrip yang menandai lahirnya catatan sejarah.

Budaya Pendalungan

Merawat identitas Jawa–Madura dalam tradisi, bahasa, dan kuliner.

Budaya Tengger

Upacara Kasada dan tradisi gunung sebagai warisan spiritual.

Denyut Jalur Lama

Menelusuri jalur perdagangan kuno dan peran Probolinggo di masa lalu.

Logo Tim Sejarah

MARI BERSAMA MERAWAT MEMORI KOLEKTIF KITA!

https://budayakabprobolinggo.blogspot.com/

Bandaran, Kamis Kliwon, 1 Muharram 1448 H / 1 Kasada 1948 Saka / 1 Kala 1960 Alip (Windu Sancaya) / 17 Juni 2026

Kesuwun - Kaso'on - Terima Kasih

Kisah PG Wonolangan


Sumber: Akun FB Pada Suatu Masa (https://www.facebook.com/share/v/1B3myMZ4pj/)


Kisah PG WONOLANGAN

Oleh Bambang Sutedjo


Alkisah’, ‘Konon kabarnya’ , ‘Pada suatu Masa’, begitulah ciri-khas bu Noerasiyah maupun bu Lilik  (Kepala Sekolah dan Guru PAI SD Kedungdalem) di era TH 1970 - 1976 tempoe doeloe mengawali bercerita pada murid-muridnya, disa'at beliau berperan sebagai guru pengganti (bila guru tetap berhalangan hadir). Tak sengaja saya menemukan nama akun FB bernama ‘Pada Suatu Masa’ yang menceritakan tentang suatu bangunan pabrik yang dekat dari rumahku, yakni PG Wonolangan Dringu Probolinggo


Dikisahkan oleh ‘Pada Suatu Masa’,  bahwa Sarah World Boy jauh-jauh dari Inggris, keturunan ke-enam   Charles Eti   pendiri PG Wonolangan ke Dringu-Kabupaten Probolinggo, berkunjung menemui makam leluhurnya yang ada dalam Pabrik ( PG Wonolangan didirikan pada TH 1832 = sudah 194 TH yang lalu ).


Pembaca yang budiman, ada tiga niat saya menulis ini, yakni untuk mengajak anda: 

(1) Menelusur tempat makam Charles Eti;
(2) Melihat Patung Keramat di dalam PG Wonolangan Dringu-Probolinggo dan;
(3) Menyimak Kisah hidup Charles Eti. Semua cerita itu dapt anda nikmati di FB ‘
     Jaringan Guru IPS dan Budaya Indonesia
     di https://www.facebook.com/share/v/1BHRAysxLh/


Demikian sajian cerita ‘Pada Suatu Masa’ kali ini bercerita. Selamat meliterat pada suatu masa. Semoga menambah wawasan lingkungan sekitar.

Setiap masa ada ceritanya. Setiap cerita ada masanya. Salam litersi dari Ketua Paguyuban Pegiat Literasi SAE kabupaten Probolinggo .

__ 

Ahad Pahing, 14 Juni 2026