Mengenal Lebih Dekat Eksotisme Budaya Pandalungan di Kawasan Tapal Kuda
TUMPENG. Sumber: Bambang Sutejo
Mengenal Lebih Dekat Eksotisme Budaya Pandalungan di Kawasan Tapal Kuda
Halo pembaca setia blog!
Pernahkah Anda berkunjung ke daerah timur Jawa Timur dan merasa bingung saat mendengar percakapan warganya? Bahasanya terdengar seperti bahasa Jawa, namun dengan intonasi, logat, dan sisipan kosakata yang kental dengan nuansa Madura. Jika iya, Anda sebenarnya sedang berinteraksi langsung dengan sebuah identitas kultural yang luar biasa unik bernama Pandalungan (atau Pandhalungan).
Di tengah modernisasi yang bergerak cepat, studi mengenai identitas budaya lokal sering kali luput dari perhatian kita. Padahal, memahami Pandalungan adalah kunci untuk membuka gerbang pemahaman terhadap dinamika sosial, politik, dan agama di wilayah "Tapal Kuda" Jawa Timur—sebuah kawasan eksotis yang membentang membentuk lekukan mirip ladam kaki kuda.
Artikel kali ini akan mengajak Anda menyelami lebih dalam tentang esensi masyarakat hibrida ini. Kita akan membedah karakteristik geografisnya yang meliputi Pasuruan hingga Jember, mengintip kontrasnya kehidupan Islam kultural dan kaum abangan di sana, hingga melihat potret kehidupan sehari-hari mereka yang kerap dicap sebagai kawasan yang "keras".
Mari kita buka lembarannya dan pelajari bersama bagaimana percampuran indah antara budaya Jawa dan Madura ini membentuk harmoni sosial yang khas melalui artikel lengkap di bawah ini!
Selengkapnya baca di sumber aslinya di: Budaya Pendalungan
Sumber: Ayu Sutarto [Peneliti Tradisi, Universitas Jember Jawa Timur.]
